Jumat, 09 Oktober 2009

Saya bingung...

Saya bingung waktu pertama bergabung dengan bonuspulsa



Semula saya kebingungan selama kurang lebih 1 bulan sejak bergabung dengan Bonuspulsa tanggal 11-12-2008 yang lalu. Sempat terpikir apakah hanya dengan modal Rp 69.000,- saya benar-benar bisa mendapatkan penghasilan besar seperti yang dijanjikan sales letternya. Apalagi bonus transaksi hanya berkisar antara Rp 20 s/d Rp 50 saja per transaksi. Pertanyaan saya waktu itu, seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan Rp 100.000,- ??!. Namun belum sempat terjawab oleh pikiran saya, ternyata SMS di HP saya berbunyi kemudian saya baca ternyata mendapatkan downline limpahan dari upline sponsor dan mendapat Rp 3.000,- bonus jaringan. Tak ayal saya langsung berpikir bahwa ini sangat erat kaitannya pepatah lama yang mengatakan "...sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit..." dan ternyata saya mendapat jalan setelah secara tidak sengaja duduk-duduk di depan sebuah konter yang cukup besar di Mataram.

Waktu itu ada sebuah mobil kijang innova berhenti kemudian salah seorang penumpangnya turun dan berjalan menuju kearah konter tempat saya duduk. Tanpa basa-basi wanita mudah tersebut berkata '...saya mau isi pulsa ceria 50ribu...', dengan agak kebingungan penjaga konter menjawab '... mbak maaf, kami belum sedia pulsa ceria...'. Tanpa tedeng aling-aling saya langsung menyela percakapan mereka '... mbak butuh pulsa ceria?! yang langsung dijawab singkat '...ya 50ribu...' kemudia saya langsung isikan.

Setelah "drama peluang" singkat itu berlalu, mbak yang tadi langsung berlalu menuju mobilnya dan mbak penjaga konter yang juga anak pemilik konter tersebut menghampiri dan bertanya '... bagaimana caranya mbak kalau mau bikin chip untuk pulsa ceria...?', yang kemudian saya langsung jawab tidak perlu membuat chip atau mengganti kartu, dan tidak menunggu lama. Cukup mendaftar dengan Rp 69.000,- chipnya langsung jadi. Dengan wajah agak bingung mbak itu bertanya '...masa semudah itu mbak...!!' saya iyakan dengan mengangguk. Tanpa pikir panjang, mbak pemilik konter masuk kedalam ruangan, dan membuka laci sambil menghitung uang dan berkata saya mau coba deh, ntar diajari sekalian cara pakainya ya!!! dan kujawab dengan anggukan. Transaksi pun berlangsung dalam beberapa saat kemudian, di HPnya berdering SMS sebanyak tiga kali. Setelah pendaftaran selesai dan HP pemilik konter berbunyi, sesaat setelah dibaca iapun kembali bertanya "... jadi ini benar-benar sudah jadi?...", kembali saya iyakan dan menunjukkan SMS di HP saya dan menjelaskan kalau proses pendafataran sudah selesai sambil menunjukkan kode agen ID dan namanya sebagai bukti transaksi sukses.

Setelah kejadian diatas, saya langsung teringat kepada semua keluarga, teman dan kerabat, menghubungi mereka satu persatu dengan menjelaskan mengenai bonuspulsa, mereka tidak langsung percaya begitu saja, namun ada juga beberapa yang minta didaftar langsung terutama bagi yang sudah berpengalaman dengan bisnis online serupa. Tetapi pada akhirnya mereka semua tertarik dengan sedikit menyesal karena terlalu lama mempertimbangkan sehingga terlambat bergabung. berawal dari situlah downline saya berkembang pesat, apalagi apa yang tertulis pada sales letter dihalaman depan bonuspulsa benar-benar menjadi kenyataan.

Dengan menjelaskan kenapa bonuspulsa menerapkan sistim metrix 3/15, yaitu ditetapkan kesamping hanya 3 mitra karena seseorang dengan ideal pasti punya teman dekat minimal 3 orang, namun tidak melepaskan usaha setiap mitra agar upaya yang mereka lakukan tidak sia-sia maka kedalaman dibuat sejauh 15 level. Sehingga upaya yang dilakukan tetap memberikan imbalan yang memadai.

Sekarang dengan bergabung bersama bonuspulsa saya sudah bisa memasang jaringan internet dirumah yaitu speedy office unlimitid untuk komputer pribadi dirumah (abonemen Rp 908.000,- sdh termasuk pajak dll) ditambah lagi flash unlimitid dari telkomsel untuk jaringan seluler (abonemen Rp 137.500 sdh termasuk pajak dll) sehingga bila dijumlahkan sama dengan Rp 1.045.000,- perbulan tanpa perlu pusing-pusing mencari dana untuk membayar semua tagihan. Dampak positif lainnya yang saya peroleh dari bonuspulsa adalah sudah bebas berselancar diinternet tanpa harus memikirkan beban biaya berlangganan. Mendapat banyak teman dari waktu kewaktu karena sudah bebas terhubung keberbagai jejaring sosial karena tak perlu curi-curi seperti waktu masih ikut jaringan kantor.

Bukan cuma itu saja, dari mereka saya bisa mendapatkan mitra baru dengan memperkenalkan bonuspulsa. Dengan makin berkembangnya ilmu bisnis online yang saya peroleh dari internet, semakin lancar juga mendapatkan mitra baru. Download/upload yang dulunya menjadi beban batin karena harus curi-curi kini telah bebas dengan kecepatan tinggi karena sudah bisa dilakukan dirumah sendiri.

Tak hanya itu, uang dapur yang dulunya dibudget dari penghasilan suami kini tidak lagi sehingga penghasilan suami bisa untuk menutupi keperluan yang lain. Bahkan setiap akhir pekan sudah bisa pergi berwisata kuliner sambil menikmati berbagai cita rasa. Selain itu ternyata kebiasaan ini memberikan dampak positif juga, karena setiap kunjungan kami berusaha berkenalan dengan pemilik warung/restoran. Setelah bertemu dan berbincang apalagi dengan memberikan pujian terhadap cita rasa masakan mereka, akhirnya pertemuan berlanjut menjadi pertemanan, dan yang lebih menarik dari mereka adalah (rata-rata pemilik usaha) selalu berusaha mencari informasi bisnis dan peluang baru. Disinilah kadang-kadang disertai dengan perasaan minder karena merasa mereka tidak level dengan bisnis pulsa elektrik seperti bonuspulsa, tetapi ternyata mereka sangat antusias mempelajarinya. Belakangan saya baru diberitahu alasan kenapa mereka antusias dengan bisnis pulsa, yaitu selain menjadi kebutuhan hampir seluruh orang, juga mereka anggap rendah/bahkan tanpa resiko sama sekali. '... apalah artinya 69 ribu rupiah bila rata-rata mampu mendapat 3 orang mitra baru dalam seminggu, bila dikalikan dengan setahun maka berapa ratus ribu yang dapat saya hasilkan tanpa perlu bekerja keras...! kata salah seorang pemilik restoran yang memberikan bonuspulsa kepada anaknya yang masih duduk dibangku sebuah SMU terkenal di kota Mataram. '... anak-anak saya biasakan melatih mental bisnisnya, karena bila pandai berbisnis maka ia akan mampu menentukan pola dan prilaku hidup sesuai dengan keinginannya kelak...' kata beliau dengan nada tegas. Barulah saya mengerti bahwa bisnis (sekecil apapun nilainya) namun tetap merupakan suatu kebabasan. Demikian yang dapat saya ceritakan tentang bagaimana saat saya memulai bergabung dengan bonuspulsa. Semoga bermanfaat dan memberi nilai tambah bagi anda semua.
Segera bergabung, jangan biarkan setiap kesempatan berlalu begitu saja, daftar sekarang juga, jadilah mitra bersama saya!

3 komentar:

  1. sekarang di antara 10 orang yang nggak butuh pulsa mungkin cuma 1 orang tok

    BalasHapus
  2. Betul sekali sobat, Pulsa jadi sembako sekarang.

    BalasHapus